Senin, 06 Juli 2015

Maksud Hati yang Tak Terwujud

"kamu suka nulis gak ***?" tanyamu di suatu malam saat kita pergi bersama.
"iya, aku suka kok. hem..kadang - kadang nulis", seingatku begitulah jawabku dulu.



haha. maaf bila saya selalu mengawalinya selalu dari kalimat tanya yang kamu ucapkan. ini sudah lama, saat semuanya masih berjalan normal. saat belum ada sesuatu di antara kita, meskipun sebenarnya telah ada pada saya pribadi.

iya, saya suka nulis kok. dan tanpa kamu ketahui, kamulah yang sering menjadi inspirasi saya dalam menulis. tentang pembicaraan yang kita lakukan, tentang momen kebersamaan yang kita jalani, tentang kata - kata yang tak dapat terucap di depanmu, tentang persaan yang tak dapat tersampaikan.

haha. mungkin ini juga ujian bagi saya, dimana harus terjadi saat saya akan menjalani sidang lisan. seriusan, saya tidak dapat belajar dengan baik, sejak pertemuan di malam itu, sejak kamu katakan apa yang tak ingin hati ini menerimanya. tapi ini sudah H-2, dan saya benar - benar harus meng"clear"kan apa yang terjadi.

tadi, kita bertemu lagi, sama seperti malam sebelumnya, langit cerah sekalipun diselimuti kegelapan. dan sama seperti sebelumnya, bulan pun bersinar dengan terang sekalipun sudah melewati masa purnama. bukankah kamu yang dulu sering mengingatkan aku dengan bulan yang bersinar terang itu? dengan bulan purnama yang terang benderang? :).

tapi kali ini berbeda. tidak seperti malam - malam yang biasa kita lalui dengan kehangatan dan canda tawa kita. ada semacam perasaan khawatir, benci kesal dan entah perasaan apa lagi yang berkecamuk dalam diri saya dan mungkin pada dirimu juga. ya, boleh jadi ini akan jadi "malam terakhir" kita.

maafkan saya bila setelah ini kamu menjadi orang yang paling tidak ingin saya temui. setidaknya sampai keadaan kembali normal, sampai semua luka dapat tersembuhkan. saya mohon kepada kamu untuk menjaga jarak. bukan karena tidak ingin berteman lagi, tetapi karena semuanya butuh waktu untuk dapat sembuh dari luka.

untuk pesan - pesan yang kamu sampaikan tadi, saya tuliskan juga di sini agar benar - benar dapat saya ingat. beginilah kamu berpesan :
1. berikan kepastian
2. jangan ditutup - tutupi
3. dekati teman - temannya.

sudah 'kan? sama halnya dirimu, saya pun juga menitip pesan terhadapmu.
1. bacalah Al Qur'an setiap hari, paling tidak 1 ayat
2. baca juga terjemahnya, mudah - mudahan dapat meresapi maknanya.
3. kurangilah membicaraka kejelekan orang lain, dsar suka sekali kamu menggosip. hehe
4. solatlah tepat waktu, selalulah solat di  awal waktu ***

mudah - mudahan pesan - pesan yang telah terucap tidak hanya lewat begitu saja, tetapi juga dapat dilaksanakan dan yang pasti semoga saaja kebaikan yang dikandung dari pesann - pesan itu.

ingin sekali saya menuliskan namamu di tulisan saya ini, paling tidak panggilanmu saja. tetapi tidak saya lakukan. biarlah itu menjadi misteri bagi mereka yang membacanya, dan mungkin juga misteri bagi kamu. haha. entah kamu akan menyadari atau tidak bila membaca ini. tetapi yang jelas, saya tidak menginginkan kamu membaca di blog saya ini meskipun sebenarnya ada keinginan yang mendalam agar kamu tau semuanya.

tidak apa. biarlah semuanya tetap tersembunyi, tetap terjaga hingga waktunya tiba. atau mungkin akan selalu tersimpan tnapa pernah kamu tau juga tidak apa. saya senang dan abahagia bisa menulis dari kamu, dari kamu maksud saya inspirasinya (tentu dengan izin Alloh juga).

sekarang sudah malam. apalagi yang ingin saya tulis ya? sudahlah, cukup ini saja. alhamdulillah setelah menuis ini perasaan saya menjadi lebih baik. semoga setelah memejamkan mata, esok hari pun juga menjadi lebih baik.

cukup ya kiranya. . . .mungkin nanti saya akan menuliskan lagi tentang kamu, tentang kita yang dulu pernah terlewat, yang belum sempat saya abadikan lewat tulisan.

maafkan saya atas keterlambatan saya, untuk menyatakan, untuk mengungkapkan, untuk memberikan kepastian kepadamu. terima kasih telah menemani selama ini. seriusan, makasih. saya banyak belajar hal baru lewat kamu, dengan mengenal kamu, dengan melalui waktu bersamamu tentu dengan izin Alloh. semoga Alloh memaafkan dosa - dosa yang kita lakukan tanpa kita sadarai serta menghapuskan kesalahan - kesalahan kita. amin. terima kasih. sampai jumpa lagi:)


0 komentar:

Posting Komentar