Rabu, 30 Maret 2016

Tashrif Lughawi 1 – Fi’il Madhy



Tashrif lughawi berbeda dengan tashrif istilahiy. Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, bahwa tashrif istilahiy yaitu tashrif yang merubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya, yaitu dari fi’il madhy; mudhari’; amr; dst. sedangkan tashrif lughawi yaitu tashrif yang merubah untuk satu bentuk kata tetapi dengan isim dhamir yang berbeda untuk fi’ilnya; bisa juga dengan berbeda jenis (mudzakkar atau muannats)/ jumlah (mufrad, tasniyah, jamak) untuk isim.
Untuk lebih jelasnya bisa langsung melihat kepada contoh.
Arti
Bab 6
Bab 5
Bab 4
Bab 3
Bab 2
Bab 1
Dhamir
Dia (laki-laki) telah ....
حَسِبَ
كَبُرَ
حَمِدَ
فَتَحَ
نَزَلَ
طَلَبَ
هُوَ
Mereka (berdua laki-laki) telah ....
حَسِباَ
كَبُرَا
حَمِداَ
فَتَحاَ
نَزَلاَ
طَلَباَ
هما
Mereka (laki-laki) telah .....
حَسِبُوْا
كَبُرُوْا
حَمِدُوْا
فَتَحُوْا
نَزَلُوْا
طَلَبُوْا
هُمْ
Dia (perempuan) telah .....
حَسِبَتْ
كَبُرَتْ
حَمِدَتْ
فَتَحَتْ
نَزَلَتْ
طَلَبَتْ
هِيَ
Mereka (perempuan berdua) telah ......
حَسِبَتاَ
كَبُرَتاَ
حَمِدَتاَ
فَتَحَتاَ
نَزَلَتاَ
طَلَبَتاَ
هما
Mereka (perempuan) telah .....
حَسِبْنَ
كَبُرْنَ
حَمِدْنَ
فَتَحْنَ
نَزَلْنَ
طَلَبْنَ
هن
Kamu (laki-laki) telah ....
حَسِبْتَ
كَبُرْتَ
حَمِدْتَ
فَتَحْتَ
نَزَلْتَ
طَلَبْتَ
أًنْتَ
Kalian (berdua laki-laki) telah ....
حَسِبْتُمَا
كَبُرْتُماَ
حَمِدْتُماَ
فَتَحْتُماَ
نَزَلْتُماَ
طَلَبْتُماَ
أَنْتُماَ
Kalian (laki-laki) telah ....
حَسِبْتُمْ
كَبُرْتُمْ
حَمِدْتُمْ
فَتَحْتُمْ
نَزَلْتُمْ
طَلَبْتُمْ
أَنْتُمْ
Kamu (perempuan) telah ....
حَسِبْتِ
كَبُرْتِ
حَمِدْتِ
فَتَحْتِ
نَزَلْتِ
طَلَبْتِ
أًنْتِ
Kalian (berdua perempuan) telah ....
حَسِبْتُمَا
كَبُرْتُماَ
حَمِدْتُماَ
فَتَحْتُماَ
نَزَلْتُماَ
طَلَبْتُماَ
أَنْتُماَ
Kalian (perempuan) telah ....
حَسِبْتُن
كَبُرْتُن
حَمِدْتُن
فَتَحْتُن
نَزَلْتُن
طَلَبْتُن
اَنْتُن
Saya telah ....
حَسِبْتُ
كَبُرْتُ
حَمِدْتُ
فَتَحْتُ
نَزَلْتُ
طَلَبْتُ
اَناَ
Kami telah ....
حَسِبْنَا
كَبُرْناَ
حَمِدْناَ
فَتَحْناَ
نَزَلْناَ
طَلَبْناَ
نَحْنُ
Sumber : Buku Ilmu Sharaf Bagi Pemula

Keterangan : warna yang merah dan background abu-abu merupakan huruf-huruf yang berubah.

Catatan :
Rumus untuk tashrif lughawi ini berlaku dari bab 1 hingga bab 6, dan sama bentuknya antara tashrif tsulatsy mujarrad dan mazid ataupun ruba’iy mujarrad dan ruba’iy mazid.

Senin, 28 Maret 2016

Tashrif Istilahiy Fi’il Amr dan Fi’il Nahiy



1.    Fi’il amr
Cara untuk membuat fi’il amr yaitu dengan melihat fi’il mudhari’-nya. Huruf  Ya (ي) diganti  dengan hamzah dan lam fi’ilnya disukunkan. Sedangkan untuk harakat hamzahnya disesuaikain dengan harakat ‘ain fi’ilnya. Misalnya Yaf’ulu (يفعل  (menjadi uf’ul ( أفعل ( dan Yaf’ilu يفعل) ) menjadi if’il (اِفعل.(.

Minggu, 20 Maret 2016

Isim Fa’il, Maf’ul dan Mashdar



Pada pelajaran sebelumnya, telah kita ketahui bahwa Tashrif Tsulatsy Mujarrad terdiri 6 bab yang mana rangkumannya kita gunakan singkatan untuk memudahkan kita dalam mengingatnya, yaitu “bAtU kAlI mAnA bIsA tUrUn sendIrI”.
Seperti halnya fi’il madhy dan mudhari’, untuk isim mashdar, fail dan maf’ul juga memiliki wazan. Tetapi khusus untuk mashdar sifatnya sama’iy, yakni berdasarkan apa yg kita dengar dari orang arab. Tidak ada rumus baku untuk mashdar, satu-satunya cara yaitu dengan menghafalnya. Pada akhir tulisan terdapat lampiran fi’il madhy dengan mashdarnya. Mashdar sendiri berarti kata kerja yang dibendakan.